Yulia Tata Fhebiola Laporan Bacaan Magang 1 Kelas 3F Pendidikan Agama Islam ( Manajemen Kelas )
Nama : Yulia Tata Fhebiola
Nim : 12001204
Kelas : 4F Pendidikan Agama Islam
Mata Kuliah : Magang 1
Dosen Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd
Keberhasilan guru melaksanakan kegiatan pembelajaran tidak hanya menuntut kemampuan menguasai materi pelajaran, strategi dan metode pembelajaran. Tetapi guru melaksanakan tugas profesionalnya dituntut kemampuan lainnya yaitu menyediakan atau menciptakan situasi dan kondisi belajar mengajar bisa terlaksana dengan baik sesuai perencanaan dan mencapai tujuan sesuai yang dikehendaki. Pengelolaan kelas adalah ketrampilan guru menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya manakala terjadi hal-hal yang dapat mengganggu suasana pembelajaran (Sanjaya, 2008:44). Kondisi kelas yang kondusif dan menyenangkan dapat terwujud apabila guru mampu mengatur suasana pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar dan memanfaatkan sarana pengajaran serta dapat mengendalikan dalam suasana yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pelajaran. Selain itu untuk menjalin hubungan antara siswa dengan siswa, guru dengan siswa dubutuhkan alat-alat dan implementasi yang disediakan secara kultural seperti perpustakaan dan internet (Indriana, 2011:135).
Sebelum mengetahui lebih jauh apa itu manajemen kelas, disini akan dibahas terlebih dahulu istilah manajemen dan manajemen pendidikan, yang mana manajemen kelas adalah suatu unsur yang terdapat dalam manajemen pendidikan. Kata manajemen awalnya banyak dipahami di dunia bisnis komersial. Sedangkan di dunia pendidikan sendiri lebih dikenal dengan istilah administrasi. Oleh karena itu, di lingkungan intstitusi pendidikan sangat populer dengan istilah administrasi sekolah, administrasi pendidikan, dan administrasi kelas. Apabila dilihat dari proses kerja atau fungsi organisasinya, administrasi dan manajemen memiliki makna yang sama, dan kata manajemen pun semakin populer disemua bidang baik dibidang bisnis, pemerintah maupun pendidikan.
Kebutuhan terhadap manajemen kelas bukan hanya karena kebutuhan akan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran melalui pengoptimalan fungsi kelas, akan tetapi manajemen kelas merupakan respon terhadap semakin meningkatnya tuntutan kualitas pendidikan yang dimulai dari ruang kelas. Di ruang kelas, guru dituntut untuk mampu menghasilkan peserta didik yang utuh, sesuai dengan fungsi pendidikan, yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Manajemen kelas juga merupakan sebagai kemampuan guru dalam mendayagunakan kelas, karena dengan demikian guru yang trampil adalah guru yang mampu mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen dalam berbagai program kegiatan yang ada di kelas.
Manajemen kelas selain memberi makna penting bagi tercipta dan terpeliharanya kondisi kelas yang optimal, manajemen kelas berfungsi :
1. Memberi dan melengkapi fasilitas untuk segala macam tugas, misalnya kelompok dalam pembagian tugas, membantu pembentukan kelompok, membantu kerjasama dalam menemukan tujuan-tujuan organisasi, membantu individu agar dapat bekerjasama dengan kelompok/kelas, membantu prosedur kerja dan mengubah kondisi kelas.
2. Memelihara agar tugas itu dapat berjalan lancar.
Tujuan manajemen kelas diantaranya adalah:
1. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas, sebagai lingkungan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan mereka semaksimal mungkin.
2. Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran.
3. Menyediakan dan mengatur fasilitas serta media pembelajaran yang mendukung dan memungkinkan peserta didik belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional dan intelektual mereka dalam kelas.
4. Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, dan sifat-sifat individunya.
Manajemen kelas adalah keterampilan guru sebagai leader sekaligus manajer dalam menciptakan ikim kelas yang kondusif untuk meraih keberhasilan kegiatan belajar-mengajar.
Karateristik kondisi kelas yang mendukung keberhasilan belajar mengajar, yaitu kelas memiliki sifat merangsang dan menantang untuk selalu belajar,memberikan rasa aman, dan memberikan kepuasan terhadap peserta didik setelah melaksanakan kegiatan belajar dikelas.
Usaha efektif yang harus dilakukan oleh seorang guru :
a. Guru mengetahui secara tepat faktor – faktor yang dapat menunjang terciptanya kondisi yang menguntungkan dalam kegiatan belajar – mengajar.
b. Guru mengenal masalah – masalah yang diperkirakan muncul dalam kegiatan belajar mengajar yang dapat merusak iklim belajar di kelas.
c. Guru menguasai berbagai pendekatan dalam manjemen kelas dan mengetahui kapan dan masalah apa untuk suatu pendekatan digunakan.
Sasaran manajemen kelas :
1. Pengelolaan ruang kelas
Meliputi pengadaan dan pengaturan ventilasi, tempat duduk peserta didik, alat – alat peraga pembelajarn.
2. Pengelolaan peserta didik
Berkaitan dengan pemberian stimulus dalam membangkitkan dan mempertahankan kondisi motivasi peserta didik untuk secara sadar berperan aktif dan terlibat dalam kegiatan belajar.
1. Manajemen kelas adalah keterampilan guru sebagai leader sekaligus manajer dalam menciptakan ikim kelas yang kondusif untuk meraih keberhasilan kegiatan belajar-mengajar.
2. Fungsi dari manajemen kelas adalah memberi dan melengkapi fasilitas untuk segala macam tugas serta Memelihara agar tugas itu dapat berjalan lancar. Sedangkan tujuan manajemen kelas adalah untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif, baik, dan berjalan dengan lancar, tanpa hambatan apapun.
3. Ruang Lingkup Manajemen Kelas
a. Manajemen kurikulum
b. Manajemen peserta didik
c. Kegiatan akademik
d. Kegiatan administratif
4. Prinsip – Prinsip Manajemen Kelas:
a. Hangat dan antusias
b. Tantangan
c. Bervariasi
d. Keluwesan
e. penekanan pada hal – hal yang positif
f. penanaman disiplin diri
5. Urgensi dari manajemen kelas adalah untuk menciptakan kelas yang memiliki suasana belajar yang menggairahkan, kebebasan dalam bergerak dan agar siswa tetap fokus dalam tujuan pembelajaran.
6. Pengaturan Tempat Duduk Peserta Didik digolongkan ke dalam berbagai bentuk formasi, diantaranya adalah:
a. Formasi tradisional (konvensional)
b. Formasi auditorium
c. Formasi chevron
d. Formasi kelas bentuk U
e. Formasi meja pertemuan
f. Formasi konferensi
g. Formasi pengelompokan terpisah (breakout groupings)
h. Formasi tempat kerja
i. Formasi kelompok untuk kelompok
j. Formasi lingkaran
k. Formasi peripheral
Komentar
Posting Komentar