Biografi Ibu

Sosok Wanita Hebat Yang Sangat Luar Biasa 
Jongkong 17 Desember 2020

Ibuku bernama Nurul Asma , beliau hanya seorang ibu rumah tangga lulusan SMA , ibuku dibesarkan di Jongkong dan lahir pada tanggal 31 Januari 1977 , dari awal menikah sampai sekarang kami sekeluarga tinggal di jongkong . Sosok yang tak akan pernah tergantikan yaitu orang yang paling berharga dalam hidupku , ibu aku memanggil nya , beliau adalah sosok malaikat tanpa sayap yang selalu dengan senang hati memberikan ku segala kasih sayang dan kebahagiaan . Ibuku dialah sosok yang telah melahirkan ku dan membesarkan ku , dari hingga aku masih dalam kandungan sampai detik ini dan sebesar ini , beliau lah peran ibu yang tak pernah sedikit pun meninggalkan ku , ibuku adalah wanita terhebat dan sangat luar biasa yang pernah aku temui .


         

Bagiku ibuku merupakan sosok yang sangat menginspirasi dalam hidupku , beliau lah orang yang tak pernah mengeluh dan selalu sabar dalam menghadapi berbagai macam cobaan, dari mulai sikap penyayang Tangguh rendah hati dan tak mengekuh itulah aku menjadikan beliau sebagai motivasi terbesarku , dan segala jalan hidup yang baik dari dirinya akan selalu aku jadikan contoh untuk menuju ke masa depan dan proses hidup yang lebih baik lagi . Dulu Ketika masih kecil aku ingat sekali dengan jelas ibu selalu bangun pagi dan membangunkan ku untuk sholat subuh , beliau adalah orang yang paling sabar dan sangat Tangguh , banyak sekali hal yang terjadi dan di alami selama aku hidup 18 tahun ini .

 Dari mulai kecil ibulah orang pertama yang menjadi guru mengajiku , ibulah orang yang pertama yang memberitahuku bahwa jika tidak sholat Allah akan marah . Dulu ibuku seorang petani Ketika alm nenek masih hidup beliau sering ikut bersama nenek untuk pergi ke sawah dan kebun karet , kadang ibuku mengais karet kadang dia juga menanam padi atau memanen padi, Dulu ketika masih kecil aku selalu diasuh oleh paman dan bibiku , karna ibuku dan ayahku sama-sama bekerja setiap hari . dulu ibuku adalah satu-satunya anak yang sudah bekeluarga dan memutuskan untuk tinggal dengan nenek dan kakek ku , karna hanya ibukulah yang putus sekolah dan tidak melanjutkan Pendidikan ke jenjang sarjana .

Ibuku paman dan juga bibiku , hanya mereka lah saudara yang sampai sekarang allhamdulillah masih hidup , mak long aku memanggil nya beliau adalah saudara pertama ibuku yang sudah dulu meninggal kemudian di susul oleh mak cik saudara ketiga dari ibuku yang meninggal pada tahun yang sama dengan mak long ku , 2 tahun kemudian di susul oleh paman ku yang saat itu sedang sakit jantung dan subhanallah beliau meninggal saat dalam tengah bekerja untuk menjalankan kewajiban nya sebagai seorang bapak penghulu , saat beliau meninggal beliau belum lama habis keluar dari rumah sakit , yang kemudian Kembali keruman dan bekerja seperti biasanya , beliau diambil nyawanya tepat pada saat sedang membacakan doa di pernikahan yang sedang beliau datangi .

Dan pada tahun ini 2020 bibiku yang adalah saudara kedua dari ibuku juga meninggal dunia karena sakit , sekarang ibuku hanya tinggal memiliki 2 saudara yaitu kakak nya yang sudah bekerluarga dan hidup di putussibau lalu pamanku yang sudah bekeluarga dan tinggal tak jauh dari rumah kami . Sekarang ibuku hanya berdagang kecil-kecilan didepan rumah , beliau membuka warung dan menjual berbagai barang sembako dan bahan makanan lainya . Semenjak nenek ku meninggal sewaktu aku kecil , Ibuku sudah memutuskan untuk tidak lagi bekerja diluar rumah ,

Ketika malam biasanya ibuku aktif sekali dalam mengikuti kegiatan PKK yang dimana diselenggarakan oleh pihak desa , biasanya ibu-ibu disini setiap malam mereka selalu berkumpul di satu rumah dan berlatih bersanji , kadang mereka bersanji , kasidah dan yasinan, banyak program-program dari desa yang sering ibuku hadiri , seperti contohnya kegiatan dari kabupaten pelatihan membuat nugget dan abon sapi , beliau juga salah satu perwakilan yang dipercaya untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut . Bukanya dibidang umum saja tapi di bidang keagamaan dan sosial beliau juga aktif .

Dari dulu hingga sekarang beliau sudah berdagang di depan rumah , kebetulan letak sekolah TK tepat sekali di depan rumah ku , biasanya anak-anak dari mulai anggakatan 2008 sampai 2020 mengenal baik ibuku , mereka selalu berbelanja di warung ibuku , mamak tata mereka memanggil beliau , dari mulai jajanan ringan hingga berat semua ibuku jual , entah itu gorengan atau nasi kuning es lilin dan juga kerupuk basah apa yang bisa di jual pasti beliau jual , karna kalau dulu anak-anak disini lebih suka makan-makanan buatan sendiri dari pada snack yang dijual dan sudah di kemas dari luar .

Allhamdulillah sampai sekarang ibuku masih sehat dan masih sangat semangat dalam menjalankan aktifitas nya sehari-hari , dulu beliau pernah sakit berbulan-bulan dan tidak bisa berjalan , sudah berobat kesana kesini tapi nihil taka da hasil dan perubahan , dari mulai pengobatan medis hingga pengobatan kampung sudah dilakukan , ibuku sakit bagian betis kaki beliau mengembang dengan sangat besar dan kalau disentuh seperti berisi cairan yang sangat banyak , sampai akhirnya kami pun menemuka obat yang bisa menyembuhkan beliau sekarang beliau sudah sembuh total dan tidak pernah kambuh lagi , walaipun begitu ibuku masih tetap mengkonsumsi obatnya hingga sekarang .

Ibu ialah idola bagi setiap anak tanpa terkecuali , karna tanpa beliau lah kita tak mungkin bisa sehebat dan sebesar ini sekarang . Sayangi lah kedua orang tua kalian , berikan mereka yang terbaik dan jangan lupa untuk membahagiakan mereka , jika tak mampu mewah cukup bahagiakan mereka dengan segala hal sederhana . Jaga dan rawat ibu kalian selagi sekarang mereka masih sehat dan hidup dengan baik , apapun yang terjadi dan bagaiamanpun kehidupan kalian sesukses apa pun dan sekaya apa pun ada doa ibu dibalik itu semua . Terima kasih kalian yang sampai hari ini masih memperjuangkan kebahagiaan orang tua , dan terima kasih untuk kalian yang masih selalu merindukan dan mendoakan sosok ibu mesikupun sudah tak ada lagi .


Komentar