Kampung Halaman

 JONGKONG , RABU 11 OKTOBER 2020

Assalamualaikum 
Hari ini aku mau cerita tentang kampung halaman ku yaitu Jongkong , Kalimantan barat kapuas hulu jongkong terletak di sungai embau yang ada di kabupaten kapuas hulu, Jongkong adalah kampung kecamatan dari berbagai desa yang ada di sekitar nya , Jongkong kanan tempat saya tinggal dan tempat saya di lahirkan dan di besarkan oleh kedua orang tua saya, Di sini lah tempat bagi para masyarakat dari daerah desa terpencil singgah membeli dan menjual barang-barang yang mereka buat, Contohnya seperti ikan asin , ikan salai, kerupuk kering, dan macam lainnya. Rumah ku di daerah yang jauh sekali dari keramaian di mana tempat ku tinggal tidak ada cafe tidak ada wifi tidak ada indomaret dan sebagainya, Tapi rumah ku dekat sekali dengan sungai embau atau sungai kapuas dimana biasanya yang orang tau air sungai itu berwarna biru kehitaman tapi di kampung ku ciri khas air nya adalah cream seperti es cappucino . 
Di kampung ini banyak sekali aku menyimpan kenangan, Di sini lah aku menghabiskan masa kecil ku sampai aku tubuh menjadi orang dewasa seperti sekarang, Joka kami menyebutnya di joka inilah aku belajar memulai hidup bermasyarakat bersosialisasi berteman berkeluarga dan belajar menghargai sesama dengan mempunyai sikap saling tolong menolong antar tetangga dan sesama kerabat masyarakat. Mata pencaharian orang di sini ialah nelayan selain nelayan ada juga yang bertani menambang dan berkebun dan lain sebagainya, Mayoritas penghasilan masyarakat di sini selain ikann dan karet juga ada kratom ikan arwana dan sarang walet . Berbagai macam mata pencaharian dan pekerjaan masyarakat di sini yang paling banyak diminati ialah petani kratom dan pengekspor ikan arwana di mana yang kita ketahui kratom dan ikan arwana adalah salah satu barang yang bisa di ekspor keluar negeri dengan harga jual yang sangat tinggi. 
Di jongkong inilah banyak sekali mata pencaharian selain mereka bisa bekerja dengan alam mereka juga bisa bekerja menyatu dengan lingkungan, sekitar jarak rumahku dengan pasar lumayan jauh jika ingin kepasar kami harus berjan sekitar 20 menit karna di sini tidak seperti di kota yang biasa menggunakan kendaraan baik itu beroda 2 maupun beroda 4 . Ketika di pasar lah nanti kita akan banyak menemukan berbagai macam orang dari luar daerah jongkong , Mereka yang datang dari desa lain datang ke jongkong bukan hanyaa untuk belanja tapi mereka juga datang untuk memasarkan kan menjual berbagai produk dan macam-macam bahan makanan atau lainnya . Kerupuk basah ialah makanan khas kapuas hulu termasuk Jongkong, Pengekspor kerupuk basah terbesar ialah kapuas hulu bukan hanya kerupuk basah tapi juga ada kerupuk kering ikan salai dan ikan asin yang sampai sekarang masih menjadi penghasilan orang jongkong untuk di perjual belikan ke luar kota maupun di dalam kampung, Hampir sebagian orang jongkong bisa membuat kerupuk basah karna bahan dan cara membuat yang sangat mudah juga di dukung dengan bahan dasarnya adalah ikan, Dimana di jongkong yaitu di sungai kapuas atau danau banyak sekali terdapat berbagai macam ikan yang ada. Dan ini adalah jembatan yang dekat sekali dengan rumahku, Jembatan atau gertak kayu ini adalah tempat di mana semua masyarakat berkumpul dan bersantai pada  sore hari untuk menikmati pemandangan sungai kapuas dan biru nya awan yang ada di langit , di seberang sana juga terlihat sedikit ujung bukit , Biasanya kami duduk di antara sudut sisi jembatan sambil menikmati pemandangan yang sangat indah dan luar biasa. Ini dia penampakan rumahku yang ada di kampung halaman dengan ciri khas kayu dan bentuk depan yang masih alami sekali, rumah ini adalah rumah warisan dari orang tua ibuku kepadanya sudah bertahun-tahun sampai sekarang aku dan keluargaku tinggal di rumah ini kelihatan nya memang besar tapi ketika masuk tidak, rumah bertingkat ini dulu adalah rumah yang dimana pernah digunakan untuk anak-anak sekolah yang datang dari daerah lain untuk ditinggali kalau zaman sekarang orang menyebutnya kos, Tapi sekarang sudah tidak lagi, Kata ibuku rumah kami ini hampir 10 tahun tidak pernah ada anak yang datang untutidur lagi dikarenakan disini juga sudah banyak fasilitas kos dan rumah asrama sekolah masing-masing  . Sekarang di atas tingkat rumah itu kosong tak ada kamar lagi dan tak ada yang pernah tidur di atas jadi makanya kelihatan seram kalau pada malam hari. 
Sekian cerita tentang kampung halaman saya, Terimakasih Wassalamu'alaikum Wr Wb. 

Komentar